Showing posts with label intermediate. Show all posts
Showing posts with label intermediate. Show all posts

Wednesday, January 23, 2019

Pengertian Penggunaan Dan Pola Subject Dan Predicate



Hal penting yang perlu diketahui bahwa setiap kalimat yang berdiri sendiri mempunyai subjek dan predicate. Saat ini kita akan membahas, bergotong-royong apa sih subject itu.
Pengertian Subject ialah wacana apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat atau klausa sedangkan predicate menunjukan sesuatu wacana subject dan apa saja yang sanggup menjadi subjek?  Subject tentu sanggup  berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.

Hal penting yang perlu diketahui bahwa setiap kalimat yang berdiri sendiri mempunyai subjek Pengertian Penggunaan dan Contoh Subject dan Predicate


Complete Subject dan Complete Predicate

Setiap complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau kata benda dan juga pronoun dengan/tanpa pemanis modifiers yang sanggup berbentuk article (the, an, an), kata sifat atau adjective, dan juga prepositional phrase. Untuk gerund dan infinitive bisa juga menjadi atau  menempati posisi subjek dalam kalimat.

Complete predicate terdiri dari verb dan sanggup juga compound verb (auxiliary+verb)  dengan/tanpa tambahan modifier(s) dan complement  (tambahan kata lain untuk melengkapi makna dalam  kalimat yang kita buat). Untuk Modifier yang dipakai sanggup berbentuk  adverb atau kata keterangan dan prepositional phrase.  Untuk bentuk  complement tentu sanggup berbentuk  direct object kalau kata kerja yang dipakai merupakan transitive verb dan untuk oject complement kalau kata kerja yang dipakai merupakan linking verb.

Beberapa misalnya ialah sebagai berikut.
Keterangan:
  • Complete subject
  • Complete Predicate
Contoh:
  • Their  new house tax has already been paid by their father.
  • John  and riko were eating our dinner  in the diningroom.
Hal penting yang perlu diketahui bahwa setiap kalimat yang berdiri sendiri mempunyai subjek Pengertian Penggunaan dan Contoh Subject dan Predicate
Simple Subject dan Simple Predicate

Simple subject berupa noun/kata benda  atau pronoun baik berbentuk  tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb/kata kerja  atau compound verb tunggal.

Contoh Kalimat
Simple Subject
Simple Predicate
His new car tax has already been paid by his assistant.
(Pajak kendaraan beroda empat gres ia telah dibayar oleh asistennya.)
tax
has been paid
Keterangan:
  • his new car = (pre) modifier
  • by his assistant = prepositional phrase
The very big boarding school in this country was built in 1980.
(Sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980.)
school
was built
Keterangan:
  • the very big boarding= (pre) modifier;
  • in this country = (post) modifier;
  • in 1980 = prepositional phrase
Open the door!
(Buka pintu!)
“you”
open
Keterangan:
Pada kalimat imperative, subjek tidak ditulis alasannya ialah dianggap sudah cukup dimengerti;
door = direct object
His Uncle Cal will not arrive on time.
(Paman Cal akan tidak akan datang sempurna waktu.)
Uncle Cal
will arrive
Keterangan:
  • his = possessive;
  • not = adverb;
  • on time= prepositional phrase
There was a hounted house.
(Disana ada rumah berhantu.)
house
was
Keterangan:
  • there = adverb;
  • haunted = participle;
  • = article
Running may be hard for overweight people.
(Lari mungkin sulit untuk orang yang kelebihan berat badan.)
running
may be
Keterangan:
  • running = gerund;
  • hard = adjective;
  • for overweight people = prepositional phrase
To travel is a bad idea.
(Bepergian merupakan pandangan gres yang buruk.)
to travel
is
Keterangan:

Compound Subject dan Compound Predicate

Compound subject terdiri dari dua atau lebih noun atau pronoun, tanpa memperhitungkan modifier(s)-nya.

Contoh Kalimat
Compound Subject
Compound Predicate
Lia and Ana were eating our lunch and were discussing abortion on the kitchen table.
(Lia dan aku sedang makan siang dan membahas pengguguran di meja dapur.)
Lia, Ana
were eating, were discussing
Keterangan:
  • our lunch, abortion = direct object;
  • on the kitchen table = prepositional phrase
The beautiful woman and her cute daughter arrived late but left early.
(Wanita anggun dan anaknya yang manis datang terlambat tapi pergi cepat.)
woman, daughter
arrived, left
Keterangan:
  • late, early= adverb

Perbedaan Penggunaan Mustn't Dan Not Have To


Penggunaan Mustn’t dan not have to perlu kita ketahui alasannya ialah seolah-olah sekali. Baik mustn’t maupun not have to ialah bentuk negative. Mustn’t ialah bentuk negative dari must dan not have to ialah bentuk negate dari has to maupun have to

Jika kita amati, makna must dan have to/has to mempunyai kemiripan. Tetapi jikalau mustn’t dan not have to sangat tidak seolah-olah dan berubah drastic. Bila mustn’t kita pakai atau dipakai untuk membicarakan hal atau sesuatu yang dihentikan untuk kita kerjakan serta bentuk larangan itu sanggup bersifat subjective atau merupakan pendapat personal atau langsung dan sanggup juga bersifat objective atau peraturan. 


t maupun not have to ialah bentuk negative Perbedaan Penggunaan Mustn't dan Not Have to

Bila not have to dipakai untuk sesuatu hal yang tidak wajib kita lakukan. Untuk lebih memahami, BBIO lovers sanggup baca tabel  di bawah ini:

Contoh Kalimat Mustn’t / Not Have To

Konstruksi
Contoh Kalimat Mustn’t / Not Have to
Mustn’t
They  mustn’t  play games while their  teacher explains the lesson .
(mereka tidak boleh main game saat guru mereka mejelaskan pelajaran)
Riko mustn’t eat food with too much salt.
(Riko  tidak boleh makan makanan yang terlalu asin.)
The students mustn’t fight in the classroom.
(Para siswa tersebut dihentikan tabrak di dalam kelas.)
Not Have To
Rini and Joe don’t have to bring this bag.
(Rini dan Joe tidak perlu membawa tas ini.)
Andi  didn’t have to send the letter.
(Dia tidak perlu mengirim surat itu.)
We don’t have to come to Joe’s party.
(Kami  tidak perlu tiba pesta Joe.)

Semoga klarifikasi penggunaan mustn’t dan not have to di atas sanggup membantu dan menambah ilmu BBIO lovers semua.

Tuesday, January 22, 2019

Penggunaan Dan Arti Being Dalam Bahasa Inggris

Penggunaan being dalam bahasa Inggris ialah bahan hari ini untuk semua para pembaca blog Belajar BahasaInggris Online semua. BBIO lovers niscaya sudah tidak absurd lagi dengan kata ‘being’. Kata ini sering digunakan baik dalam goresan pena maupun pecakapan bahasa Inggris. Tetapi masih banyak yang bingun bagaimana memakai ‘being’ dengan benar.
Berdasarkan arti kata, kita dapat terjemahkan ‘being’ dengan arti ‘ada’ atau ‘berada’. Tetapi BBIO lovers dilarang memakai arti ini sebagai pola atau patokan untuk memakai ‘being’ sebab di dalam struktur grammar atau tata bahasa Inggris, being dapat digunakan dalam beberapa cara yang tentu penggunaan dan artinya juga dapat berbeda.

Untuk memahami lebih jauh cara penggunaan ‘being’, BBIO lovers dapat lihat dan amati tabel di bawah ini:

Being + Adjective / kata sifat
Being dapat kita pakai bedampingan dengan kata sifat. Jika kita memakai pola ini, being dapat berfungsi untuk menjelaskan kelakuan, sifat dan tindakan seseorang.
Contoh:
Why is Andi being so angry? Mengapa Andi menjadi sangat marah?
Joni was being sad when his father called him. Andi menjadi murung saat ayahnya menelponnya.
They are being so smart after studying with me. Mereka menjadi sangat berilmu sesudah mereka berguru denganku.

Past participle atau yang sering disebut kata kerja  ke 3, dapat kita letakkan sesudah being. Kita dapat memasukkan past participle sesudah being, bila kita ingin menciptakan kalimat pasif dalam present continuous tense atau segala jenis continuous tense, baik itu dalam bentuk present, past tense maupun future tense.
BBIO lovers dapat perhatikan contoh di bawah ini:
My car is being washed. Mobilku sedang dicuci.
The Mandarin book is being read by Joe. Buku mandarin itu sedang dibaca oleh joe.
The room was being swept by Andi when I came to the room. Ruangan itu sedang disapu oleh Andi saat saya tiba keruangan itu.

Being dalam Participle Clause
Kalau untuk penggunaan yang ini, being dapat BBIO lovers pakai untuk menggantikan posisi klausa because/as/since. Because artinya karena, as artinya sebagaimana dan since artinya sejak.
Coba BBIO lovers perhatikan contoh di bawah ini!
Being happy, I will give you much money.  Karena bahagia, saya akan memberimu banyak uang.
Being a famous person, Joni is often invited to sing in a wedding party.  Sebagaimana seorang yang terkenal, Joni sering diundang untuk bernyanyi di sebuah pesta perkawinan.
Being poor, I never go by car to my office. Sejak menjadi miskin, saya tidak pernah pergi naik kendaraan beroda empat ke kantorku.


            Bagaimana? Apakah sudah mengerti penggunaan being dalama bahasa Inggris? Semoga dapat dipahami. Jika ingin mengetahui penggunaan being dalam konteks lain, dapat klik link ini: "Being". Semoga goresan pena pendek ini dapat bermanfaat untuk pembaca blog dimanapun berada. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, dapat mencantumkan dalam kolom komentar di bawah ini.

Penggunaan All Dan Whole

Penggunaan All dan Whole adalah bahan mencar ilmu kita hari ini. BBIO lovers mungkin sudah tau bahwa All dan whole sanggup kita gunakan sebagai determiner dalam  suatu kata benda atau noun. Biasanya all dan whole sangat sering digunakan bersamaan dengan determiner lainnya menyerupai the yang merupakan definite article dan a, an yang merupakan indefinite article. Selain itu kita juga sanggup memakai all dan whole bersamaan dengan possessive adjective.

Agar BBIO lovers lebih paham penggunaan all dan whole, BBIO lovers sanggup memperhatikan dan pelajari tabel di bawah ini!


Penggunaan All dan Whole beserta pola kalimatnya
Kegunaan All dan Whole
Contoh dalam Kalimat
Sebagaimana dijelaskan di atas bahawa All dan whole sanggup kita  gunakan  bersamaan dengan  determiner lain  untuk menjelaskan  “a total number or complete set of things in a group” (jumlah total atau set lengkap sesuatu  hal di dalam sebuah atau suatu kelompok). Polanya ada di bawah ini:

all + determiner + noun
determiner + whole + noun
All my uncle sang  with me last  Sunday
My  whole uncle sang with me last Sunday.
(Seluruh pamanku bernyanyi denganku malam lalu.)
All the  juga sanggup diikuti benda yang tidak sanggup dihitung atau sering kita sebut dengan uncountable noun, akan tetapi  the whole tidak. Pola ada di bawah ini:

all the + uncountable noun
They  didn’t drink  all the water.
(mereka tidak meminum semua air itu.)
Selain itu All dan the whole sanggup  diikuti oleh  of the + noun. Perhatikan pola di bawah ini!

all of the + noun
the whole of the + noun
Andi  can’t give money to me  all of the time.
Andi  can’t give money to methe whole of the time.
(Andi tidak sanggup member uang kepadaku setiap waktu.)
Perlu BBIO lovers ingat bahwa hanya  whole yang sanggup kita pakai  bersama a atau indefinite article.

 
a whole + noun
Did your father wake up  a whole night?
(apakah ayahmu tetap berdiri sepanjang malam?)
Untuk yang terakhir, All the dan all of the sering digunakan bersamaan dengan benda berbentuk jamak atau  plural noun. BBIO lovers harus tau bahwa Whole digunakan  bersama plural noun dan artinya ialah  “complete” (lengkap) atau “entire” (seluruh). Perhatikan pola di bawah ini!

All the / All of the + plural noun
whole + plural noun
All my sisters have driver’s licenses.
(Semua saudara perempuanku  saya mempunyai izin mengemudi.)
Whole students have new books.
(Keseluruhan murid mempunyai buku baru.)
All the students have new books.
(Setiap murid mempunyai buku baru.)